KANDANGAN — Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan seni, PORSENI juga menjadi ruang bagi para guru untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan. Hal ini terlihat dalam pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) VIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., Selasa (23/9/2026).
Bupati HSS hadir didampingi Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., Bunda Guru HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, Ketua GOW Kabupaten Hulu Sungai Selatan Hj. Misnawati Suriani, serta sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan.
Ketua Panitia Pelaksana Marwan, S.Pd., menyampaikan bahwa PORSENI VIII dilaksanakan bersama Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Kandangan dan Kecamatan Sungai Raya. Kegiatan ini diikuti anggota PGRI dari 13 Pengurus Cabang dan Cabang Khusus se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
PORSENI tahun ini mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni bola voli, bulu tangkis, tenis meja, sepak takraw, mini soccer, catur, dan balogo. Sementara bidang seni meliputi menyanyi solo, paduan suara, melukis, bakisah bahasa Banjar, dan lomba memasak. Panitia juga menambahkan lomba sumpit dan ketapel sebagai kegiatan ekspedisi.

Dalam sambutannya, Bupati HSS mengapresiasi semangat keluarga besar PGRI dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan seperti ini memiliki arti yang sangat penting, bukan sekadar ajang berkompetisi di bidang olahraga dan seni, melainkan sarana nyata untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan seluruh keluarga besar PGRI di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Melalui PORSENI VIII ini, kita wujudkan guru yang sehat, kreatif, solid, dan berkarakter.”
Bupati berpesan agar PORSENI tidak hanya dimaknai sebagai upaya meraih kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling mengenal, menghargai, dan memperkuat persaudaraan.
“Tampilkanlah kemampuan terbaik kalian, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, dan patuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Semoga PORSENI ini terus dikembangkan dari waktu ke waktu — tidak hanya menjadi wadah menggali potensi dan kreativitas, tetapi juga menjaga kesehatan serta mempererat kebersamaan para guru dan tenaga kependidikan.”
Menurut Bupati, kebersamaan dan semangat yang tumbuh dalam PORSENI juga penting untuk memperkuat pengabdian guru dalam mendidik generasi penerus.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat semangat pengabdian, sehingga lahir guru-guru yang sehat, kompak, berjiwa muda, dan berkarakter — yang pada akhirnya mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mencetak generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan membanggakan daerah kita.”
Melalui PORSENI VIII, para guru diharapkan semakin sehat, kompak, dan memiliki semangat baru untuk terus berkarya serta memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kab. HSS.

