Langkah pengabdian itu belum berhenti di Bamban. Usai meresmikan Puskesmas Bamban, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor didampingi Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, bersama Wakil Bupati HSS H. Suriani, Ketua GOW Kabupaten HSS Hj. Misnawati Suriani, Sekretaris Daerah Kabupaten HSS H. Muhammad Noor, Ketua DWP Kabupaten HSS Hj. Elyani Yustika M. Noor, serta para Kepala OPD terkait, melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Sungai Raya.
Di sana, Bupati kembali meresmikan Puskesmas Batang Kulur sebuah penanda hadirnya pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat. Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, yang diisi dengan langkah-langkah nyata menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
Momentum tersebut turut dirangkai dengan Launching Beras Sejahtera 2026, Launching BPJS Ketenagakerjaan, penyerahan hibah bagi langgar dan masjid, serta penyerahan nutrisi tambahan bagi ibu hamil dan balita penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Bupati H. Syafrudin Noor menegaskan bahwa peresmian Puskesmas Batang Kulur bukan sekadar berdirinya sebuah bangunan, melainkan hadirnya harapan baru bagi masyarakat. Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan tempat pertama masyarakat memperoleh layanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
“Kehadiran Puskesmas Batang Kulur ini adalah bukti bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, agar pelayanan menjadi lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih profesional. Inilah wujud komitmen kami dalam membangun desa dan menata kota,” ujar Bupati.
Namun ia mengingatkan, kualitas pelayanan tidak semata diukur dari megahnya bangunan atau lengkapnya fasilitas. Lebih dari itu, pelayanan kesehatan harus hadir dengan wajah yang ramah, responsif, dan penuh empati. Di sanalah nilai kemanusiaan menemukan maknanya.
“Bangunan hanyalah raga, tetapi pelayanan yang tulus adalah jiwanya,” tegasnya.
Selain penguatan sektor kesehatan, pemerintah daerah juga melaksanakan Launching Beras Sejahtera 2026 sebagai ikhtiar menjaga ketahanan pangan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Program ini menjadi simbol bahwa negara hadir dalam setiap denyut kehidupan rakyatnya.
Launching BPJS Ketenagakerjaan pun menjadi langkah strategis untuk memperluas perlindungan sosial bagi para pekerja, terutama pekerja rentan dan sektor informal. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap keringat yang jatuh dalam bekerja dilindungi oleh rasa aman dan kepastian.
Penyerahan hibah bagi langgar dan masjid semakin mempertegas bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga spiritual. Tempat ibadah diharapkan menjadi pusat pembinaan akhlak, penguatan nilai-nilai persatuan, serta cahaya moral bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan ini menjadi refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan satu tahun yang dilalui dengan semangat membangun secara menyeluruh: membangun kesehatan, memperkuat kesejahteraan sosial, melindungi tenaga kerja, serta menumbuhkan kehidupan keagamaan yang harmonis.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Pembangunan bukan pekerjaan satu atau dua orang. Ia adalah kerja bersama. Jika kita berjalan seirama, maka Hulu Sungai Selatan akan melangkah lebih kuat menuju masa depan yang sehat, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya.

