Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Bupati HSS, Kandangan, Rabu (18/2/2026).
Konsultasi publik tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., yang mewakili Bupati. Kegiatan turut dihadiri Ketua Komisi I, II, dan III DPRD Kab. HSS, para kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN dan BUMD, organisasi kemasyarakatan, perwakilan komunitas, serta Forum Anak Daerah.
Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi strategis, yakni Farman Ali, ST., MT., Kepala Seksi Keterpaduan dan Pembangunan Infrastruktur Jalan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan, Irwan Yunizar, S.T., Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, serta Muhammad Fauzi, S,Si., MPSDA., Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR.

Dalam sambutan Bupati HSS yang dibacakan Wakil Bupati H. Suriani, disampaikan ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh peserta.
“Mari kita isi bulan penuh berkah ini dengan meningkatkan iman dan amal kebaikan. Semoga Allah SWT menerima dan membalasnya dengan pahala berlipat ganda,” ujar beliau.
Lebih lanjut disampaikan bahwa konsultasi publik ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan, menyelaraskan arah pembangunan, serta memastikan RKPD benar benar menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat. RKPD Tahun 2027 ditegaskan sebagai dokumen penting yang menjadi pedoman pembangunan daerah selama satu tahun anggaran, sekaligus wujud komitmen pemerintah daerah terhadap visi dan misi Kab. HSS.
Menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks, mulai dari dinamika ekonomi, perubahan sosial, tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga kebutuhan infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia, perencanaan pembangunan dituntut lebih matang, terukur, dan berbasis data. Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dinilai sangat penting, termasuk masukan, kritik konstruktif, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program sebelumnya.
“Kita ingin setiap program dan prioritas pembangunan lahir tidak hanya dari meja perencanaan, tetapi juga dari aspirasi masyarakat. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, kolaborasi adalah kunci,” tegas Beliau.
Melalui RKPD Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menargetkan keberlanjutan program prioritas daerah, penguatan pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan, peningkatan daya saing ekonomi daerah, percepatan pengurangan kemiskinan, serta pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kab. HSS M. Arliyan Syahrial, M.Pd., selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa program unggulan lima tahun ke depan diharapkan mampu menjawab isu isu strategis daerah. Program tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui hilirisasi dan penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas serta daya saing sumber daya manusia, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan.
Beliau juga menegaskan bahwa prioritas pembangunan Kab. HSS diselaraskan dengan prioritas pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan serta misi pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto, meliputi:
• Penguatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan berbasis sektor unggulan
• Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkarakter
• Percepatan pengurangan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial yang inklusif
• Pemantapan infrastruktur dasar, konektivitas, serta kualitas lingkungan hidup
• Penguatan reformasi birokrasi dan transformasi digital untuk pelayanan publik yang prima
Konsultasi publik ini diharapkan menjadi momentum kolaboratif dalam menyusun RKPD Tahun 2027 yang tepat sasaran, berdampak nyata, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan.


