Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan satuan pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi para pengelola pendidikan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek), Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di BPMP Provinsi Kalimantan Selatan tersebut meliputi Bimbingan Teknis Manajemen Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Bimbingan Teknis Manajemen Kepala Sekolah Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta Bimbingan Teknis PAUD Holistik Integratif (PAUD HI).
Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten HSS dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelola satuan pendidikan, memperkuat tata kelola lembaga pendidikan, serta mendorong terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas, terpadu, dan sesuai dengan kebutuhan anak maupun masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS beserta jajaran, Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Selatan beserta jajaran, para Pengawas TK dan Penilik Pendidikan Nonformal (PNF) se-Kabupaten HSS, serta para Kepala Satuan PAUD, Kepala SKB dan Ketua PKBM se-Kabupaten HSS.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, menyampaikan bahwa terdapat tiga kegiatan utama yang dilaksanakan dalam rangkaian Bimtek tersebut. Meskipun memiliki sasaran peserta yang berbeda, ketiganya memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat pengelolaan pendidikan agar semakin baik dan mampu memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan anak dan masyarakat.
“Ada tiga kegiatan yang akan kita ikuti, yaitu Bimbingan Teknis Manajemen Kepala Sekolah Jenjang PAUD, Bimbingan Teknis PAUD Holistik Integratif atau PAUD HI, serta Bimbingan Teknis Manajemen Ketua PKBM dan Kepala SKB. Ketiganya memiliki sasaran yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu memperkuat pengelolaan pendidikan agar semakin baik dan mampu memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan anak dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Bimtek tidak hanya sebatas kegiatan untuk memperoleh pengetahuan dan materi, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di masing-masing satuan pendidikan.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan Bimtek yang selesai setelah materi disampaikan. Apa yang didapatkan di sini hendaknya dapat dibawa pulang dan diterapkan sesuai dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan. Tidak perlu langsung melakukan perubahan besar, tetapi mari kita mulai dari hal-hal yang memang bisa dilakukan dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak kita,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, namun tetap dalam suasana yang terbuka, interaktif dan menyenangkan. Menurutnya, forum Bimtek dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk berdiskusi, menyampaikan pengalaman, bertanya mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, serta saling berbagi praktik baik yang telah diterapkan oleh masing-masing satuan pendidikan.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi, menyampaikan pengalaman, bertanya tentang persoalan yang dihadapi di lapangan, serta saling belajar dari praktik yang sudah dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan,” ajaknya.
Lebih lanjut, Bunda PAUD HSS menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh kepala sekolah, pengelola PKBM, Kepala SKB, para pengawas, penilik, tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang selama ini terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
“Peran Bapak dan Ibu sangat penting, karena di tangan Bapak dan Ibu pula banyak anak dan peserta didik mendapatkan pengalaman pendidikan yang akan menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka,” katanya.
Ia berharap melalui rangkaian kegiatan tersebut, pengetahuan dan keterampilan para pengelola satuan pendidikan semakin meningkat, sehingga dapat berdampak pada semakin baiknya tata kelola dan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten HSS.
“Semoga melalui kegiatan ini, pengetahuan dan keterampilan kita semakin bertambah, pengelolaan satuan pendidikan semakin baik, dan pada akhirnya layanan pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang nyata bagi anak-anak dan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten HSS terus menunjukkan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Penguatan kapasitas pengelola pendidikan diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan layanan pendidikan yang semakin baik, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.


